Melukis Piring Menjadi Wadah Anak untuk Berekspresi

0
1723
Foto: Dimas/Derry/Nyata

Sekitar 70 anak, dari usia 4 sampai 10 tahun mengikuti lomba melukis di atas piring plastik, yang diadakan Nyata di West Rotunda, Lower Ground Grand City, Surabaya, Minggu (29/4) lalu.

Namanya juga anak-anak, sambil melukis, tak sedikit di antara mereka bercanda hingga memancing keriuhan. Orangtua yang mendampingi, juga tak kalah hebohnya. Para orangtua itu tak sekadar memberi semangat, mereka juga berusaha mengarahkan anak-anaknya.

”Maklum, ini kan baru kali pertama. Sebelumnya, dia melukis di kertas gambar atau buku, pakai pensil warna. Tapi untungnya, dia nggak bingung atau kesulitan,” tutur Haminah, ibu dari Nasywa, salah satu peserta yang masuk kategori sekolah dasar.

Lomba ini dibagi menjadi dua kategori, berdasarkan usia. Usia 4 sampai 5 tahun masuk kategori TK (taman kanak-kanak). Sedang usia 6 sampai 10 tahun masuk kategori SD (sekolah dasar).

”Kemampuan melukis anak TK dan SD tentu berbeda. Makanya lomba ini kami
jadikan dua kategori. Kami tak menentukan tema lukisannya. Biarkan mereka berekspresi,” jelas Grace Setiati Kattu, S.Sn, M.Ds, Dosen Prodi Desain Interior UK Petra, salah satu juri dalam lomba tersebut.

Dari hasil penilain 3 juri : Grace Setiati Kattu, Amelia Agustina Herlijanto, S.Ds, M.Med.Kom (Dosen Desain Komunikasi Visual STTS, red), dan Muhammad Serenada Aflaki (Ilustrator dari Komunitas Mural Macguffin), terpilih 3 pemenang dari masing-masing kategori.

Pemenang kategori TK. (Foto: Dimas/Derry/Nyata)

Pemenang kategori TK: Safira Nur Rizkiyana Bilqish (juara 1), Carrisa Hana Wahyuki
(juara 2), dan Alexa Dominic (juara 3).

Pemenang kategori SD. (Foto: Dimas/Derry/Nyata)

Sedang pemenang untuk kategori SD: Nasywa Azkiya Azalia (juara 1), Sabrina Syahla (juara 2), dan Danastri Anindya (juara 3).

Para pemenang mendapat hadiah sejumlah uang tunai dan voucher. ”Penilaian kami meliputi kreatifitas, komposisi warna, dan keindahan,” terang Amelia Agustina.•dro/rez