Kini Hidupnya Jungkir Balik, Pangeran Harry Kangen Jadi Tentara Lagi

pangeran-harry-tentara
Foto: Insider

Begitu banyak konsekuensi yang harus diterima Pangeran Harry setelah memutuskan mundur sebagai anggota senior Royal Family. Salah satunya adalah harus melepaskan jabatan di lembaga kemiliteran.

Dilansir dari Daily Telegraph, ayah satu anak itu dikabarkan merindukan masa-masa ketika menjadi tentara. Seorang narasumber terpercaya mengatakan, Pangeran Harry curhat kepada temannya kalau ia ‘sangat rindu’ dengan tugas-tugasnya sebagai anggota militer.

“Dulu dia berada di tempat yang tepat ketika menjadi tentara angkatan darat. Lalu dia bertemu Meghan dan sejak saat itu hidupnya jadi lebih baik,” kata narasumber tersebut kepada Daily Telegraph.

Baca juga: Mundur, Ini 6 Konsekuensi yang Diterima Pangeran Harry-Meghan!

Meski begitu, Pangeran Harry tidak menduga kalau hidupnya akan menjadi ‘jungkir balik’ seperti saat ini. Ia tak menyangka akan mendapat begitu banyak tekanan seperti saat ini. 

“Tetapi kurasa dia tak menduga hidupnya akan jadi seperti ini,” tambah narasumber tersebut.

Meski begitu, narasumber tersebut mengatakan kalau Pangeran Harry tidak menyalahkan Meghan atas keadaan ini. Namun, Duke of Sussex tahu kalau dirinya merasa lebih terlindungi ketika masih jadi tentara.

Baca juga: Meghan-Harry Pindah ke Titik Panas, Para Artis Langsung Beri Peringatan

Pangeran Harry mundur sebagai anggota korps militer pada Juni 2015 lalu, setelah 10 tahun mengabdi. Meski begitu, setelahnya ia masih terus terlibat dengan angkatan bersenjata. Ia pun telah dianuegrahi beberapa gelar militer seremonial. 

Gelar tertingginya adalah Kapten Jenderal Marinir Kerajaan. Gelar ini diberikan Ratu Elizabeth kepada Pangeran Harry pada Desember 2017, menggantikan posisi Pangeran Philip. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here