Bicara Soal Karir, Raditya Dika Bilang Naiknya Gak Harus ke Atas

0
87
Foto: Reza Wibisono/Nyata

Selama ini orang kebanyakan berpikir kalau karir harus bergerak ke atas, atau memiliki jabatan yang lebih tinggi. Namun berbeda dengan pandangan Raditya Dika.

Berawal dari kejadian pahit yang dialaminya, saat bertemu dengan orang tua mantan pacarnya. Pada waktu itu, Radit sempat diremehkan karena profesi yang dimilikinya.

“Bapaknya itu bilang, ‘Penulis kan miskin-miskin.’ Terus gue bilang, om gak berhak berbicara seperti itu. Saya pulang sekarang, tapi minta ongkos dong,” cerita Radit di tengah acara Konferensi dan Malam Penghargaan Lintas Generasi XYZ Day 2018, di SCTV Tower Hall Jakarta, Rabu (25/4) kemarin.

Baca juga : Unik! Phobia Amanda Rawles Hilang Berkat Jailangkung

Meski sempat melemparkan candaan seperti itu, komedian 33 tahun itu merasa terganggu dengan ucapan tersebut. Dan dia berpikir bahwa menjadi seorang kreator dan seniman komedi seperti dirinya, tak harus meningkatkan karir secara vertikal.

“Kita selalu berpikir karir itu vertikal, jangan-jangan bisa horizontal. Jadi dari penulis buku, gue bisa bergeser ke kanan, ke samping jadi penulis skenario, dari situ jadi stand up komedi, geser ke kanan lagi, coba nge-direct film,” cerita penulis Kambing Jantan ini.

Pergerakan horizontal tersebut menurutnya membuatnya lebih kaya. Tak hanya secara pendapatan, tetapi juga secara skill atau kemampuan.

Baca juga : Jawaban Ria Ricis Saat Diisukan Dekat Dengan Atta Halilintar

Tak hanya itu, Radit juga berpesan jangan sampai kemampuan yang dimiliki, dihalangi oleh rasa takut.

“Jangan sampe mikir, gue pengen jadi penulis tapi takut gak bisa makan, gue pengen jadi youtuber tapi takut gak bisa makan, gue pengen jadi komedian tapi takut gak lucu. Kita tuh terbentur sama rasa takut,” ungkap Radit.

Tips terpenting darinya adalah tentang bagaimana mengolah skill yang kita miliki. Sehingga, dengan kemampuan tersebut, kita beradaptasi dengan perkembangan yang ada.