Bucek Depp Akui Dapat Bayaran Tinggi untuk Danur 2

Foto: Faisal/Nyata

Bucek Depp memang mematok harga tinggi untuk main film. Semua itu dilakukan demi menjaga kualitas film itu sendiri. Tingginya harga bisa bikin produser berpikir dua kali untuk mengontraknya.

Namun Bucek tidak takut kehilangan job. Apalagi dia juga sudah punya bisnis sendiri. ”Saya 12 tahun terakhir ini membuat paralayang, saya selalu aktif di kegiatan outdoor, saya juga punya kegiatan bisnis surfing di Pelabuhan Ratu. Kebetulan enggak cuma di paralayang, aku juga ada bisnis di Pelabuhan Ratu. Masih soal surfing. Karena saya paham, makanya saya buka bisnis ini,” ujar Bucek.

Baca juga: Zaskia Adya Mecca Dibully Gara-gara Pakai Jeans Usai Melahirkan

Bucek mengaku, sedari dulu tak menggantungkan diri dari profesi aktor. Karena itu, sejak 20 tahun lalu, Bucek memutuskan untuk menekuni bisnis agar bisa idealis dalam memilih film yang akan dibintangi.

”Kalau saya menggantungkan sebagai aktor, mungkin saya terpaksa harus main film apa saja, saya tidak bisa memilih. Jadi 20 tahun yang lalu, saya memutuskan untuk harus punya bisnis ini, supaya saya bisa milih film yang saya mau. Makanya saya nggak terima tawaran film yang kira-kira saya nggak suka mending nggak usah. Kalau kita hanya
menggantungkan diri sebagai aktor, kita akan terpaksa film apa saja,” ungkap Bucek.

Baca juga: Cerita Nycta Gina yang Peluk Hingga Cakar Suaminya

Terkait film Danur 2: Maddah yang dibintanginya, selain karena sisi cerita, Bucek mengaku tertarik main film Danur karena mendapat honor besar. ”Kenapa setelah sekian lama nggak main film akhirnya saya mau, karena saat ini baru MD yang mampu bayar saya,” aku Bucek.

Foto: Dok. Danur 2 Maddah/MD Pictures

Selama ini banyak tawaran main film yang datang kepadanya. Tapi banyak produser yang kabur lantaran bayarannya dinilai terlalu mahal. ”Banyak produser lari ketika men dengar harga saya. Saya dianggap sebagai pemain mahal,” kata Bucek.

Baca juga: 6 Curhatan The Weeknd Tentang Selena Gomez di Lagu Barunya

Di luar soal bayaran, aktor yang terkenal lewat sinetron Ali Topan Anak Jalanan ini hanya ingin bermain di film berkelas. ”Ini film yang bagus. Kan film horor zaman dulu identik sama hal yang negatif. Tapi saya lihat film horor saat ini sudah berkualitas,” katanya. •omi/sos/rez

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here