Paus Fransiskus Ke Indonesia, Akan Gelar Misa Akbar di GBK

Paus Fransiskus direncanakan bakal menggelar misa akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), dalam kunjungannya ke Jakarta awal September mendatang. (Foto: Instagram/franciscus)
Paus Fransiskus direncanakan bakal menggelar misa akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), dalam kunjungannya ke Jakarta awal September mendatang. (Foto: Instagram/franciscus)

Beberapa bulan ke depan, Paus Fransiskus akan melakukan kunjungan ke Indonesia, tepatnya pada tanggal 3-6 September mendatang. Selama kunjungannya di Indonesia, Paus dijadwalkan untuk menghadiri berbagai kegiatan, termasuk acara keagamaan.

Salah satunya, pemimpin umat Katolik dunia itu direncanakan akan menggelar misa akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia, Romo Thomas Ulun Ismoyo, melalui konferensi persnya di Jakarta.

Romo Thomas mengatakan, Paus bakal mengawali kunjungannya di Jakarta dengan menggelar misa kebaktian di Stadion GBK. Sebelum itu, Paus akan berkeliling terlebih dulu menggunakan mobil, untuk menyapa puluhan ribu umat yang nantinya hadir di kawasan GBK.

| BACA JUGA : Seratus Komedian Sowan ke Vatikan, Paus: Tuhan Tersenyum

“Puluhan ribu umat akan hadir di GBK menerima sapaan dari dekat oleh Paus,” ujar Romo Thomas di Jakarta, Rabu (3/7).

Sebelum perayaan misa di GBK, Romo Thomas mengatakan bahwa Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) sudah menghubungi seluruh uskup yang ada di Indonesia. Nantinya, hanya para undangan saja yang bisa mengikuti misa yang dipimpin oleh Paus Fransiskus.

Terkait jumlah undangannya, akan ditentukan sendiri oleh tiap keuskupan mengenai berapa jumlah jamaah yang ingin mereka berangkatkan untuk misa di GBK.

| BACA JUGA : Dianggap Hina Komunitas LGBT, Paus Fransiskus Minta Maaf ke Publik

“Ada koordinasi antara KWI dengan para bapak uskup di masing-masing tempat, dan ditanya kesediaan dari keuskupan setempat berapa jumlah undangan yang diinginkan ataupun diminta dari keuskupan setempat,” jelas Romo Thomas.

Untuk bisa mengikuti misa di GBK, peserta harus berkoordinasi dengan keuskupan setempat agar tercantum sebagai undangan. Itu agar jumlah umat yang hadir di GBK nantinya dapat terakomodir dengan baik. Meski begitu, terkait jumlahnya tetap diserahkan kepada keuskupan masing-masing.

“Jadi ini sifatnya undangan. Angka segini, bukan KWI menentukan kamu segini, tetapi ini adalah perbincangan antara KWI dengan para Bapak Uskup setempat,” sebutnya.

| BACA JUGA : Tragedi Rayan Menggemparkan Dunia, Club Bola MU dan Paus Fransiskus Ikut Berbelasungkawa

Sementara itu, setelah menggelar misa di GBK, Paus akan bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Negara. Setelahnya, Paus juga bakal berkunjung ke Gereja Katedral Jakarta untuk menemui para rohaniawan, serta ke Masjid Istiqlal untuk bertemu tokoh-tokoh Islam.

Indonesia menjadi negara pertama yang dikunjungi Paus dalam perjalanan keagamaannya di Asia Pasifik. Setelah dari Jakarta, Paus akan singgah ke Papua Nugini, Timor Leste, hingga Singapura. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here