Polisi Periksa Kesehatan SN, Ayah yang Mencabuli Anak Kandung

Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya saat memberi keterangan kepada awak media, terkait kasus pelecehan seksual terhadap anak yang dilakukan SN. Foto: Nyata / Syukri

Septhedy Nitidisastra (27) alias SN, pelaku pencabulan terhadap anak kandung Sea (5), ditangkap Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Pegawai honorer di Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) sektor Jakarta Timur tersebut ditangkap di Cilangkap. .

“Ditangkap di rumahnya di daerah Jakarta Timur,” ucap Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Selasa (2/4/2024).

Kepada tim Sub Direktorat Remaja, Anak dan Wanita (Subdit Renakta), SN mengakui perbuatannya. Bahwa ia telah melalukan pencabulan terhadap anak kandungnya, yang masih berusia lima tahun.

Saat petugas mendatangi rumah tersangka, SN tidak melakukan perlawanan saat ditangkap, di rumahnya di kawasan Cilangkap. SN tak berkutik ketika disodorkan bukti-bukti.

| Baca Juga: Tertangkap, Petugas Damkar Jakarta Timur yang Cabuli Anak Kandung

Saat ini SN ditahan di Polda Metro Jaya. “Kooperatif, penangkapan berjalan lancar,” kata Kombes Pol Ade. “Tersangka sudah ditahan, penangkapan terhadap tersangka ini prosessnya telah di dahului gelar perkara, dan penetapan tersangka berdasarkan bukti yang cukup,” lanjutnya.

Polisi juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan pelaku, namun hasilnya belum bisa diumumkan. “Juga telah dilakukan pemeriksaan kesehatan, saat ini tersangka sedang diperiksa penyidik. Komitmen Ditreskrimum Polda Jaya, menyidik kasus secara prosedur, membuat terang perkara yang sedang disidik,” katanya.

Pria berpostur kecil itu terlihat tenang saat di gelendang ke Polda Metro Jaya, dengan tangan diborgol. “Tersangka SN dijerat atas dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak, sebagaimana dimaksud Pasal 82 Jo Pasal 76 E Undang-Undang nomor 17 Tahun 2016, tentang Perlindungan Anak,” kata Kombes Pol Ade.

| Baca Juga: Perjuangan Meutya Hafid untuk Anak dan Perempuan

PA mantan istri SN melaporkan kasus pencabulan tersebut ke Polda Metro pada (6/2/2024) lalu. Polisi kemudian mengumpulkan data, dengan meminta keterangan dari ibu dan nenek korban.

“Sudah dilakukan tim penyelidik, melakukan klarifikasi terhadap pelapor atau ibu korban. Kemudian, melakukan permintaan klarifikasi terhadap nenek korban,” kata Kombes Pol Ade.

Kasus pencabulan ini viral, setelah ibu korban memposting pengakuan si anak melalui akun media sosialnya, Instagram. PA kemudian merespon penangkapan  tersebut.

“Semoga pelaku bisa diproses secepatnya oleh Polda Metro Jaya, dan tidak ada lagi kejadian terulang, yang menimpa ibu dan anak-anak diluar sana,” tulis PA di akun@priskaprolly.

Dalam postingannya, PA juga mengambarkan kondisi putrinya. Sejak mengalami kekerasan seksual itu, putrinya takut bertemu orang, terutama laki-laki. Dia juga takut bertemu dengan kakeknya.

Untuk menghilangkan trauma itu, PA sudah menunjuk seorang psikolog untuk mendampingi putrinya. Tak lupa, PA mengucapkan banyak terima kasih pada semua pihak yang telah membantu, sampai akhirnya SN ditangkap. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here