Pengakuan Cinta Laura Pernah jadi Korban Pelecehan Seksual

Pelecehan seksual Cinta Laura
Foto: Dok. Instagram Cinta Laura

Pelecehan seksual bisa menimpa siapa saja dan terjadi di mana saja. Bentuknya pun beragam. Salah satu yang kerap ditemui adalah catcalling atau menggoda seseorang secara verbal di muka umum. Seperti yang terjadi pada Cinta Laura ini.

Dalam sebuah konferensi pers yang diadakan bertepatan dengan Hari Perempuan Sedunia Senin (8/3) kemarin, Cinta menceritakan pengalaman tak menyenangkan itu. Suatu hari, saat ia sedang berjalan di pusat kota, tiba-tiba ada orang asing yang menggodanya. Padahal menurut Cinta, saat itu ia sudah mengenakan pakaian tertutup dan juga memakai masker.

“Aku keluar dari mobil dengan mengenakan celana panjang dan pakaian tertutup. Pakai masker juga. Tiba-tiba ada yang bilang ‘Uuu seksi sekali‘,” cerita perempuan kelahiran 17 Agustus 1993 tersebut.

| Baca juga: Ingin Kaya? Tips Finansial ala Cinta Laura Ini Bisa Jadi Solusinya

Tak tinggal diam, aktris berdarah Indonesia-Jerman itu langsung mengeluarkan ponselnya. Dengan berani, Cinta menantang si pelaku dengan cara merekam perbuatan tak menyenangkan tersebut, untuk kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib.

“Aku keluarkan HP, aku nyalain videonya, aku datengin orangnya dan bilang ‘Mas mau bilang itu lagi? Saya laporkan langsung‘. Dan dia langsung kelihatan takut,” beber Cinta.

Menurut bintang film The Ninth Passenger (2018) itu, perbuatan catcalling bisa terjadi pada setiap perempuan, baik dia menggunakan baju yang tertutup, atau malah yang terbuka. Pasalnya, mayoritas masyarakat Indonesia menilai catcalling bukan merupakan bentuk pelecehan. Sehingga tindakan tersebut seakan dianggap hal yang wajar.

“Mayoritas masyarakat Indonesia tidak sadar apa saja bentuk pelecehan, sehingga banyak tindakan tidak benar yang dinormalisasi,” tambahnya.

| Baca juga: Rahasia Tubuh Sehat dan Langsing Cinta Laura

Selain itu, Cinta juga membagikan tips untuk menghindari perbuatan-perbuatan tak menyenangkan di media sosial. Aktris 27 tahun itu menyarankan untuk melindungi data pribadi di media sosial.

Caranya yaitu memisahkan akun pribadi dengan akun pekerjaan. Kemudian, usahakan selalu mengecek pengaturan privasi yang digunakan. Jangan sampai data pribadi kita bocor.

“Jangan percaya third party application atau alamat situs yang dikasih secara online. Banyak hacker yang bisa akses data pribadi dan menggunakan data itu untuk hal yang tidak baik,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here