Pengakuan Meghan Markle: Aku Ingin Bunuh Diri

MEGHAN-MARKLE-INGIN-BUNUH-DIRI
Foto: CBS

Menjadi seorang putri kerajaan ternyata bukanlah hal yang mudah. Meghan Markle sudah membuktikannya. Begitu banyak tekanan dan tantangan yang harus dihadapi, baik secara personal mau pun profesional.

Sejak mengumumkan hubungannya dengan Pangeran Harry, Meghan memang tak henti-hentinya jadi sorotan. Ia jadi bulan-bulanan media Inggris. Ditambah lagi adanya tekanan dari keluarga kerajaan. 

Gara-gara hal tersebut Meghan Markle yang saat itu tengah hamil Archie Harrison sempat ingin bunuh diri. Hal tersebut diungkapnya dalam wawancara bersama Oprah Winfrey, Minggu (7/3). 

“Aku benar-benar tidak melihat solusi. Aku akan duduk seorang diri pada tengah malam dan berpikir bagaimana bisa semuanya jadi berantakan seperti ini. Aku sadar kalau semua ini terjadi hanya karena aku masih hidup,” bebernya. 

|Baca juga: Meghan-Harry Sesalkan Ucapan Keluarga Kerajaan Tentang Warna Kulit Anaknya

Duchess of Sussex awalnya mengaku malu karena depresi yang dideritanya. Ia juga ragu-ragu untuk bercerita kepada sang suami. Terlebih Harry sendiri juga memiliki trauma dan beban mental sejak ibunya, Putri Diana meninggal dunia. 

“Aku sangat malu untuk mengungkapnya kala itu, apalagi untuk memberi tahu Harry. Sebab aku tahu dia sudah kehilangan banyak hal di hidupnya. Tapi aku juga tahu, jika akau tidak mengatakannya, maka aku akan melakukannya (bunuh diri). Aku ingin mengakhiri hidupku saja. Itu sangat jelas dan sangat menakutkan,” ungkapnya. 

meghan-markle-depresi
Meghan Markle dan Pangeran Harry menghadiri acara Cirque de Soleil’s Totem, London. Foto: People

Saking ketakutannya, Meghan sampai tidak mau ditinggal sendiri. Ia memilih mendampingi suaminya untuk menghadiri acara Cirque du Soleil’s Totem di Royal Albert Hall, London, Inggris pada Januari 2019 lalu. Padahal saat itu Harry sudah melarangnya untuk datang. 

“Aku bilang ke Harry, ‘Aku tidak bisa ditinggal sendiri’,” ceritanya. 

Kala itu, Meghan menutupi beban yang ditanggung dengan senyuman lebarnya. Bahkan putri Thomas Markle itu mengaku sempat menangis di tengah pertunjukan. 

“Aku menangis selama duduk di royal box. Lalu ketika lampu menyorot kami, aku akan pura-pura tersenyum,” cerita Meghan. 

|Baca juga: Meghan Markle-Pangeran Harry Ternyata Menikah Dua Kali

Luka hati yang dirasakan Meghan itu membuat Pangeran Harry. Meghan mengatakan kalau selama acara tersebut suaminya terus menggenggam tangannya. 

“Jari jemarinya menggenggamku lebih erat. Kami mungkin terlihat baik-baik saja saat itu, tapi kami berusaha keras untuk bertahan,” terangnya. 

Parahnya lagi, ketika Meghan mengungkap kalau ia menderita depresi, pihak istana membungkamnya. Mereka tidak memperbolehkan Meghan untuk pergi ke psikolog.

“Aku mengadukan hal tersebut kepada pihak istana. Aku mengatakan aku harus mendapat pertolongan seorang profesional karena aku tidak pernah merasa seperti ini sebelumnya. Dan mereka mengatakan kalau aku tidak bisa melakukan itu. Mereka bilang itu tidak akan baik untuk kerajaan,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here