Penyanyi Aldiv Cemas Gara-gara Badai Eks Kerispatih

aldiv-lagu-baru
Ferry Ardiansyah sebagai produser musik Aldiv (tengah) dan Badai eks Kerispatih. Foto: Bayu Ontoseno/Nyata

Tak perlu waktu yang lama bagi Aldiv untuk kembali unjuk gigi. Hanya dalam waktu satu bulan, Aldiv merilis single keduanya yang bertajuk Tuhan Kirimkanlah Hatimu.

Lagu tersebut adalah ciptaan Badai eks Kerispatih. Seperti diketahui, Badai dikenal sebagai musisi yang piawai menciptakan lagu-lagu bertemakan cinta. Dan vokal Aldiv dinilai sangat cocok dengan lagu ciptaan Badai tersebut. 

”Saya memilih Aldiv. Aku nggak lihat Aldiv punya follower-nya berapa, tapi talenta karakter suara yang tak membosankan,” ujar Badai.

Baca juga: Gara-gara Kenangan yang Salah, Badai Kerispatih Merasa Tak Dihargai

Sebagai pencipta lagu yang kerap bekerjasama dengan banyak penyanyi, Badai menilai karakter suara Aldiv cukup unik. Tak hanya itu, Badai juga memuji Aldiv sebagai penyanyi yang pintar dan mudah beradaptasi. 

”Aldiv itu cepat pandai, karena cepat penyesuaian. Nah Aldiv ini yang punya kesempatan luar biasa, generasi muda ini bisa viral karena talentanya, saya yakin Aldiv bisa sukses dan jadi artis penyanyi pendatang baru yang punya karier bagus,” ucap Badai. 

Baca juga: Badai Eks Kerispatih Kembali Orbitkan Penyanyi Muda

Mendapatkan sebuah lagu dari Badai tak pernah dibayangkan sebelumnya oleh Aldiv. Apalagi dirinya hanyalah seorang penyanyi baru yang belum dikenal oleh banyak orang. Aldiv pun mengaku sempat merasa ragu. Ia tak yakin dapat menyanyikan lagu milik Badai tersebut.

”Dapat lagu dari mas Badai, jujur saya kaget dan rasanya sempat khawatir juga. Tapi saya dari dulu suka Kerispatih sejak kecil,” ungkap Aldiv. 

Namun setelah mendengarkan lagunya, Aldiv langsung merasa jatuh cinta. Meskipun di awal-awal ia sempat merasa kesulitan. ”Lagunya kena banget ke saya, maka saya merasa cocok. Meski sempat agak rada susah, tapi saya belajar lagi, akhirnya bisa,” beber Aldiv. (bay)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here