BKKBN Jatim Bikin Formula untuk Tangani Virus Corona

0
52
virus-corona-di-jawa-timur
(kiri) Drs. Sukaryo Teguh Santoso Foto: Bayu Basu seno/Nyata

Makin banyaknya masyarakat Indonesia yang terinfeksi virus corona atau Covid-19, membuat berbagai pihak melakukan antisipasi. Itu pula yang dilakukan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur.

Dikatakan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Drs Sukaryo Teguh Santoso MPd, pihaknya sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Khusus Covid-19.

”Tujuannya untuk menghindari kepanikan dan kesimpangsiuran informasi di masyarakat umumnya, dan internal BKKBN Jatim, khususnya. Kami berharap Satgas ini menjadi satu-satunya rujukan informasi masyarakat,” ujarnya di Surabaya, belum lama ini.

Sebelumnya, dalam kesempatan yang berbeda, Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo SPOG(K) merespon cepat arahan Presiden Jokowi dalam menghadapi pandemik virus corona yang telah menyebar ke seluruh dunia.

Baca juga: Gak Nyangka, 7 Makanan Sehat Ini Malah Bikin Flu Tambah Parah

Melalui instruksi itu, Hasto mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk menjalankan Aksi Delapan Fungsi Keluarga (agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi dan lingkungan) dalam bentuk:

1. Tidak panik dalam menghadapi musibah. Selanjutnya, dengan kesalehannya bisa melaksanakan amalan untuk menjaga Kesehatan, Kebersihan dan saling Membantu.

2. Sebagai makhluk sosial dan budaya, berinteraksi, dan beradaptasi dengan sesama, peduli dan cinta tanah air dengan bergotong-royong menjalankan arahan dan petunjuk Pemerintah.

3. Sebagai wadah bersemainya kehidupan penuh cinta kasih lahir dan bathin, keluarga harus ber-empati, menolong dan ikut bertanggung jawab untuk tidak menjadi perantara virus dan penyakit.

4. Keluarga harus membangun rasa aman dan nyaman serta tedindungi dari paparan virus penyakit. Sikap tanggap terhadap ancaman dengan mengurangi aktivitas di keramaian dan jaga jarak dari orang yang sedang batuk atau flu.

5. Keluarga sebagai kesinambungan generasi harus terjaga dari ancaman yang menurunkan kualitas kesahatan. Khusus kepada anak balita, ibu hamil dan lanjut usia agar menjaga kesehatan, meningkatkan imunitas dengan mengurangi aktifitas di luar rumah.

6. Setiap keluarga agar membangun percaya diri, melalui interaksi keterdidikan, menyampaikan nilai, norma dan cara berkomunikasi yang sehat dan memastikan tiap anggota keluarga menjalankan etika dalam kehidupan sosial, termasuk etika batuk dengan menutup mulut atau menggunakan masker. Dan menjaga diri dengan selalu bersih, terutama tangan dengan cuci tangan menggunakan sabun.

7. Tanamkan pola hidup yang hemat. Menjaga dan memelihara kesehatan adalah manusia yang tahu betapa mahalnya biaya berobat dan betapa susahnya kehilangan hari kerja dan hilangnya kebahagiaan.

8. Peduli pada kebersihan dan kelestarian lingkungan serta bersama masyarakat sekitar membangun semangat gotong royong agar terhindar dari paparan penyakit dan virus. *bas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here