Terjebak di Kanada karena Corona, Gimana Nasib Meghan dan Harry?

corona-meghan-markle
Foto: Evening Standard

Wabah corona memberikan dampak yang besar bagi masyarakat dunia. Mengurangi interaksi sosial secara langsung, menghindari tempat-tempat publik, dan menjaga kebersihan serta kesehatan diri jadi langkah tepat untuk mengurangi penyebarannya.

Beberapa tempat publik di sejumlah negara sudah ditutup. Bahkan, Senin (16/3) kemarin pemerintah Kanada mengeluarkan peraturan baru. Pemerintah memutuskan untuk menutup perbatasan negara sebagai bentuk pencegahan meluasnya corona.

Mereka melarang orang-orang yang bukan warganegara ataupun penduduk Kanada masuk ke wilayahnya. Kebijakan tersebut tentu saja juga memberikan dampak pada Pangeran Harry dan Meghan Markle.

Dilansir dari Daily Mirror, Meghan dan Harry yang baru saja kembali dari Inggris untuk menyelesaikan tugas akhir, dikabarkan terjebak dan terkunci di Kanada. Keluarga Sussex tidak akan bisa kembali ke Inggris dalam waktu dekat.

Baca juga: Putra Pangeran Harry Balik ke Inggris, Obati Patah Hati Ratu Elizabeth

Namun belum ada keterangan resmi dari pihak Sussex mengenai hal itu. Juru bicara mereka menolak untuk memberikan komentarnya.

Sementara itu, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, mendesak warganya untuk mengurangi interaksi sosial secara langsung. Penutupan perbatasan selama 30 hari ini, juga senada dengan kebijakan yang sudah dilakukan 27 negara Uni Eropa lainnya.

“Ini adalah langkah penting yang kami ambil dalam keadaan yang tidak biasa. Ini adalah saatnya untuk melakukan berbagai cara pencegahan demi menjaga keamanan semua orang,” kata Justin Trudeau.

Baca juga: Meghan Markle Kirim Pesan Tersembunyi untuk Inggris

Suami Sophie Trudeau itu pun mengimbau warganya agar tinggal di rumah saja. Terlebih setelah kasus virus corona di Kanada meningkat tajam hingga 441 penderita.

“Tinggal di rumah saja jadi langkah penting untuk melindungi komunitas dan satu sama lain. Kita harus melakukannya,” lanjutnya.

Hingga Selasa (17/3) ini, sudah ada 182,273 kasus virus corona yang tersebar di 162 negara. Di Indonesia sendiri sudah ada 134 kasus, dan 5 korban meninggal dunia. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here