Rayakan Ulang Tahun, Betrand Dihadiahi Album oleh Sang Ayah

album-betrand-peto
Foto: Rio/Nyata

Rasa sayang Ruben Onsu pada anak angkatnya Betrand Peto Putra Onsu, sungguh tidak main-main. Betapa tidak, di hari ulang tahun ke-15 Betrand pada 14 Maret lalu, Ruben memberikan hadiah sebuah album musik.

Album itu bertajuk Malaikat Penjagaku yang diambil dari salah satu lagu dalam album tersebut. Bagi Ruben, album tersebut sebagai tanda bahwa Betrand harus memiliki masa muda yang indah.

Ruben menuturkan, jalan hidup Betrand dahulu penuh kesulitan. Dia dibesarkan dari keluarga sederhana di kota kecil Provinsi Nusa Tenggara Timur. “Anak ini harus memiliki cerita yang indah. Dia jauh meninggalkan kampung halamannya untuk menjadi bintang. Saya harus mengajarkannya untuk mengejar cita-citanya,” ungkap Ruben Onsu saat peluncuran album ini, di Gandaria City, Jakarta Selatan, belum lama ini.

album-anak-ruben-onsu
(dari kiri) Jordi Onsu, Betrand dan Ruben dalam acara peluncuran album terbaru Betrand. Foto: Rio/Nyata

Penggarapan album ini cukup singkat, yakni hanya sekitar sebulan. Di akhir tahun lalu, berapa rekan-rekan terdekat Rubemn pernah menanyakan apakah ada kemungkinan putra sulungnya tersebut akan dibuatkan album. Namun, kala itu, Ruben menganggap album masih sesuatu yang belum terpikirkan olehnya.

Apalagi, saat itu, Betrand masih dalam proses penyesuaian hidup di Jakarta. Pendidikan kala itu, masih menjadi fokus Betrand di Jakarta. Baru setelah Ruben menganggap anaknya bisa untuk menyesuaikan, Betrand akhirnya dibuatkan album. “Waktu itu maish belum kepikiran, entar sajalah,” aku pemilik Geprek Bensu tersebut.

Baca juga: Adu Gaya Artis & Anaknya dengan Style Kembaran, Lebih Keren Mana?

Jika biasanya penyanyi di jaman sekarang hanya cukup dengan mengeluarkan single, Ruben menyadari bahwa anaknya harus memiliki bukti dari seluruh karyanya. “Saya berpikir daripada rajin bikin single, ya sudahlah disatuin saja. Setiap lagunya punya cerita dan dramanya sendiri,” tambah Ruben yang lebih banyak bicara mewakili anaknya tersebut.

Album ini, berisikan delapan lagu, yang mana ketujuhnya merupakan lagu lama yang dibawakan kembali oleh Betrand. Namun, uniknya, satu lagu “Malaikat Penjagaku” merupakan satu lagu yang dicipatakan oleh Betrand sendiri.

Melalui lagu ini, Betrand ingin menegaskan jika dia bukan hanya sekedar anak angkat dari Ruben Onsu dan Sarwendah. Lebih dari itu, baik album maupun satu lagu ciptaannya tersebut menjadi bukti bahwa dia seorang musisi.

Dengan malu-malu, Betrand mengenang bagaimana dia mencipatakan lagu tersebut. Lagu tersebut Betrand ciptakan ketika dia bersama ayah angkatnya tersebut, pulang dari syuting di salah satu stasiun televisi.

Dengan sengaja, Ruben kemudian merekam saat Betrand bergumam. “Iya direkam sama ayah waktu di mobil,” ujar remaja yang akrab disapa Koko ini.

“Aku cinta ayah bundaku. Ku berjalan dekat intu hatinya. Kuingat nereja cinta kasih dan sayangnya. Aku cinta ayah bundaku,” begitulah potongan lirik lagu tersebut. Menurut Betrand, lagu tersebut merupakan ungkapan terimakasih kepada ayah dan ibu angkatnya yang telah menyayangi dia seperti anak sendiri.

“Ceritanya lagu ini sebagai ungkapan terimakasih koko ke ayah dan bunda yang sudah merawat koko hingga koko menjadi anak yang seganteng ini,” ujar Betrand yang disambut gelak tawa Ruben.

betrand-peto-dan-album-barunya
Foto: Rio/Nyata

Rasa terima kasih Betrand ini, sejalan dengan usahanya untuk berlatih keras sebagai penyanyi. Untuk menjaga kualitas vokalnya, di usia yang masih remaja, Betrand harus sudah menjaga pola makannya.

“Iya memberikan yang terbaik buat album ini, aku pakai minyak makan khusus. Selain itu juga banyak makan sayur,” tambah Betrand.

Takut Corona

Perilisan album ini, ditandai dengan pemberitaan mengenai virus corona yang semakin membesar. Bagaimana tidak, Betrand sempat mengutarakan ketakutan kepada ayahnya jika saat perilisan album ini, tak satupun fans ataupun wartawan yang akan hadir.

Bahkan sampai pagi menjelang perayaan album ini dirilis, Betrand masih mengutarakan ketakutannya tersebut. Betrand dengan polos menganggap jika tak ada perayaam rilis, itu artinya albumnya tak jadi dirilis. Untung saja, sebagai ayah, Ruben berhasil menenangkan anaknya tersebut.

“Saya bilang ke dia tenang saja. Dia menganggap kalau nggak ada ini (perayaan rilis, red), itu artinya albumnya nggak jadi keluar. Terus saya bilang saja, ‘tenang saja, kan album koko dijual di geprek bensu, geprek pensu kan punya ayah,” tutur Ruben sambil memegang pundak Betrand.

Baca juga: Sarwendah Tak Suka Beli Barang Branded, Ruben: Porotin Gue Dong

Corona diakui Ruben cukup menakutkan bagi dirinya. Salah satu contohnya, Ruben membuat kebijakan kepda sluruh karyawannya untuk segera pulang jika ditemukan sedang batuk atau bersin. Hal ini juga berlaku bagi keluarga dan anak-anaknya.

Ruben membentengi Bertrand dengan untuk sementara menolak tawaran manggung yang datang, khususnya off-air. “Kalau tawaran off-air buat Betrand yang sudah masuk akan saya batalkan. Saya sudah kembalikan uangnya. Tapi ada juga penyelenggara yang memutuskan untuk mengganti tanggal dan tetap pengin Betrand untuk menyanyi, ya sudah oke,” pungkas Ruben tegas. (Rio)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here