Deretan Film Hollywood yang Syuting di Indonesia

Deretan Film Hollywood yang Syuting di Indonesia
Foto: Dok. Imdb

Film garapan negeri Paman Sam biasanya akan menggunakan latar suasana perkotaan kota New York yang penuh gedung pencakar langit. Atau suasana pedesaan Texas yang dikelilingi gunung dan berbagai ranch atau peternakan yang dipenuhi oleh cowboy. Namun siapa sangka, beberapa film Hollywood ini syuting di Indonesia loh! Yuk kita simak!

|Baca Juga: 7 Jejak Iko Uwais di Film Hollywood

Anacondas: The Hunt of Blood Orchid (2004)

Dimulai dengan film ikonik yang sering kali diputar di layar TV Indonesia. Anacondas: The Hunt of Blood Orchid (2004) ini adalah sekuel dari film Anaconda (1997). Diceritakan bahwa sekelompok tim peneliti mencari sebuah bunga yang bernama The Blood Orchid, atau Anggrek Berdarah. Dalam pencarian ini, mereka diharuskan untuk menelusuri dataran Kalimantan dan bertemu dengan sarang ular raksasa.

King Kong (2005)

Film ini menceritakan tentang seorang produser film yang gila uang. Ia membentuk sebuah tim dan bersama dengannya menuju ke sebuah pulau bernama Skull Island, atau Pulau Tengkorak. Tak sendirian, mereka ditemani oleh penduduk lokal yang kanibal, dan juga Kong, sang raja. Ternyata, Skull Island pada film ini adalah pulau Mursala. Pulau yang terletak di Sumatera Utara ini terkenal berkat air terjun indahnya yang dipakai di film tersebut.

The Fall (2006)

Film garapan Tarsem Singh ini dibuat dengan rentang waktu empat tahun. Ia menggunakan berbagai footage dari 24 negara, termasuk India, Indonesia, Italia, Perancis, Spanyol, Namibia, dan juga China. Singh menegaskan betapa pentingnya syuting langsung pada tempat-tempat tersebut dan mengurangi spesial efek. Tari Kecak dari Bali pun turut masuk ke dalam film ini loh!

Savages (2012)

Dibintangi oleh bintang ternama Hollywood, film crime-thriller ini syuting di Indonesia, lebih tepatnya di pulau Moyo, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Kru film mengaku bahwa mereka memilih pulau Moyo sebagai salah satu lokasi syuting mereka dikarenakan pemandangannya yang menakjubkan. Tak heran, pesona alam yang dimiliki oleh pulau Moyo antara lain adalah hutan tropis, pantai pasir putih, dan laut yang kaya akan keindahan bahari.

Java Heat (2013)

Tak hanya Bali, Sumatera, dan Kalimantan, ternyata pulau Jawa juga pernah dijadikan tempat syuting film Hollywood. Film Java Heat yang dibintangi oleh Kellan Lutz itu syuting di Yogyakarta. Film ini berceritakan tentang sebuah bom bunuh diri yang meledak pada sebuah acara di Jawa. Dipercaya bahwa anak seorang Sultan, Sultana menjadi salah satu korban peledakan itu. Tak hanya dibintangi artis Hollywood, film ini juga dibintangi oleh Atiqah Hasiholan, Ario Bayu, dan juga Rio Dewanto.

After The Dark (2013)

Java Heat bukanlah film terakhir yang melaksanakan syuting di pulau Jawa. After the Dark (2014), juga melakukan proses produksi di Yogayakarta, Candi Prambanan lebih tepatnya. Film yang dibintangi oleh Cinta Laura ini berceritakan tentang sekelompok siswa yang ditantang oleh guru mereka untuk memainkan sebuah permainan imajinasi. Digarap oleh John Huddles, film yang juga diberi nama The Philosopher ini syuting di Indonesia selama tujuh minggu. Tempat syuting termasuk pulau Belitung, Sumatra, Gunung Bromo, dan Candi Prambanan.

Blackhat (2015)

Chris Hemsworth berkali-kali memamerkan kecakapannya berbahasa Indonesia. Tak heran jika ia bermain dalam salah satu film Hollywood yang syuting di Indonesia, Blackhat. Film ini menceritakan tentang karakter yang diperankan oleh Hemsworth berusaha untuk menghentikan kehancuran pembangkit listrik tenaga nuklir. Ia menemukan bahwa kehancuran itu diakibatkan oleh peretas handal yang bermukim di Jakarta. Selain di Lapangan Banteng, Indonesia, syuting juga dilakukan di Los Angeles, Hong Kong, dan juga Kuala Lumpur.

|Baca Juga: Sewu Dino Masuk 7 Besar Film Terlaris

Wah, ternyata banyak ya film Hollywood yang syuting di Indonesia! Dari beberapa film di atas, apakah ada film favoritmu? *yog/ika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here