Polda Jabar Ungkap Pegi Setiawan Bukan Korban Salah Tangkap

Petugas Kepolisian menggiring tersangka Pegi Setiawan atas kasus pembunuhan Vina di Cirebon. (Foto : ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI) 
Petugas Kepolisian menggiring tersangka Pegi Setiawan atas kasus pembunuhan Vina di Cirebon. (Foto : ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI) 

Sidang praperadilan Pegi Setiawan atas penetapannya sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan dan pemerkosaan Vina Dewi alias Vina Cirebon pada 2016 silam, terus berlanjut hingga Selasa (2/7).

Dalam sidang tersebut, pihak Polda Jabar meyakini sejumlah barang bukti menunjukkan Pegi Setiawan bukanlah korban salah tangkap dalam kasus Vina Cirebon. 

Ketika menggeledah rumah Pegi, pihak Polda Jabar menyita sejumlah barang bukti yang menguatkan pria tersebut sebagai tersangka dalam kasus Vina Cirebon. 

| Baca Juga : Praperadilan Pegi Setiawan, Polda Jabar Tolak Semua Gugatan

“Berdasarkan hasil penggeledahan dan penyitaan di rumah saudara Kartini, yang merupakan ibu kandung tersangka Pegi Setiawan alias Perong telah mengamankan barang bukti,” kata perwakilan tim Polda Jabar dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (2/7).

Adapun barang bukti tersebut antara lain, dokumen kehidupan dari Pegi, seperti fotokopi Kartu Keluarga, ijazah, hasil ujian nasional, KIP, hingga surat keterangan pembuatan KTP.

Semua dokumen yang disita polisi adalah dokumen atas nama Pegi Setiawan. Oleh karena itu, polisi meyakini kalau pihaknya tidak salah tangkap.

Selain itu, Polda Jabar juga mengungkapkan pihaknya telah memeriksa semua foto yang diambil dari kediaman Pegi dengan wajah tersangka.

Berdasarkan kecocokan dengan melakukan pencarian wajah, pihak Polda Jabar juga menemukan kesamaan di atas 90 persen foto-foto tersebut dengan wajah Pegi yang saat ini ditahan.

“Dari hasil identifikasi wajah didapatkan kemiripan di atas 90 persen identik dengan data demografi dan biometrik. Perbandingan 12 titik persamaan sidik jari, sesuai antara sidik jari dari angka 23 dan database dukcapil,” kata perwakilan Polda Jabar.

Sebelumnya, Polda Jabar juga telah menyampaikan penolakannya terhadap semua gugatan praperadilan yang dilayangkan pihak Pegi.

| Baca Juga : Temukan Banyak Kejanggalan, Pegi Setiawan Optimis Bakal Bebas

Polda Jabar memastikan kalau, seluruh proses penetapan tersangka terhadap Pegi sudah dilakukan berdasarkan prosedur penyelidikan.

“Bahwa termohon menolak dengan tegas seluruh dalil-dalil yang disampaikan oleh pemohon dalam permohonan praperadilan, kecuali terhadap apa yang termohon akui kebenarannya,” kata tim hukum yang dikepalai Kabidkum Polda Jabar Kombes Nurhadi saat membacakan jawaban atas gugatan praperadilan Pegi Setiawan, Selasa (2/7).

Pihak Polda Jabar juga menyatakan kalau, gugatan praperadilan Pegi telah memasuki pokok perkara. Sehingga, beberapa poin yang dibacakan pihak Pegi dalam praperadilan telah memenuhi aspek formil proses penyidikan perkara.

“Yaitu, apakah ada paling sedikit dua alat bukti yang sah dan tidak memasuki materi perkara. Sehingga terhadap permohonan praperadilan adalah hanya memeriksa dan menilai aspek formal terhadap penetapan tersangka yang dilakukan oleh pemohon,” ungkapnya.

“Penetapan tersangka terhadap Pegi Setiawan di kasus pembunuhan Vina dan Rizky di Cirebon pada 2016, sudah sesuai dengan alat bukti yang sah. Penyidik mengeluarkan surat tugas tanggal 19 Mei 2024 dan surat perintah penyidikan lanjutan tanggal 27 Mei 2024,” ucapnya kembali. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here