Kematian Afif Maulana Diduga Disiksa, Keluarga Minta Otopsi Ulang

Ilustrasi Meninggalnya Afif Maulana (Foto : Gettyimages)
Ilustrasi Meninggalnya Afif Maulana (Foto : Gettyimages)

Kuasa hukum keluarga Afif Maulana (12), pelajar asal Padang yang tewas diduga dianiaya pihak kepolisian, Indira Suryani meminta ekshumasi dan otopsi ulang terhadap jenazah korban.

Menurut Indira, langkah tersebut perlu dilakukan guna memastikan apakah kematian Afif Maulana karena penyiksaan atau melompat dari atas jembatan seperti klaim polisi.

Di saat yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menurunkan tim yang terdiri dari Bareskrim, Itwasum dan Propam Polri guna menyelidiki penyebab tewasnya Afif. Pemantau eksternal juga diturunkan untuk melakukan pemantauan. 

“Dari pihak keluarga, demi keadilan, walaupun itu sangat sakit bagi keluarga, keluarga siap untuk melakukan ekshumasi itu untuk memberikan keadilan bagi Afif dan keluarga,” ujar Indira, Selasa (02/07).

| Baca Juga : Fakta Pelajar Tewas di Padang, Kompolnas Akui Ada Penganiayaan

Dia turut mendorong Komnas HAM untuk membentuk tim khusus guna menginvestigasi kasus tersebut. Sebab, pihak keluarga sekaligus lembaga bantuan hukum (LBH) Padang menentang pernyataan Kapolda Sumatra Barat, Irjen Suharyono yang mengungkap penyebab luka di tubuh korban.

Menurutnya, keluarga korban meyakini Afif tidak melompat ke sungai ketika kejadian seperti yang diklaim polisi. Hal tersebut mengacu pada kondisi jenazah yang tidak menunjukkan adanya luka akibat terjatuh berdasarkan keterangan dari dokter forensik.

“Dalam ekspose kasus yang dilakukan di depan Kompolnas dan juga KPAI, dokter forensik bernama Rosmawati menyampaikan bahwa poinnya itu, kalau melompat tentu kemudian ada patah, banyak kerusakan di kepala dan kaki. Tetapi di jenazah Afif tidak ditemukan hal demikian gitu,” kata Indira.

Menurut Indira, pihak keluarga juga tidak mendapat salinan hasil otopsi jenazah Afif Maulana. “Dia bilang, silakan itu menjadi hak polisi untuk menjawab itu dengan saksi-saksi yang ada,” ucap Indira.

| Baca Juga : Tanggapan KPAI atas Kasus Kematian Afif Maulana Akibat Kekerasan Polisi

Di lain sisi, Kapolri telah memastikan untuk memberi atensi atas kasus ini. Sigit menyampaikan, tim dari Mabes Polri ikut turun tangan untuk mengusut kasus kematian Afif Maulana. Adapun tim yang turun tangan di antaranya Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam), Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, hingga Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum). 

“Sudah turun dari Mabes (Polri), tim Itwasum, Propam untuk cek penyidikan dan proses yang dilakukan,” kata Kapolri saat dikonfirmasi, Selasa (02/07)

Sigit mengatakan, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) juga turut memantau proses penyidikan yang dilakukan. Tak hanya itu, Kapolri juga memastikan tidak akan ada yang ditutupi dalam penyidikan kasus ini. 

“Kasus proses etik menunjukkan kita tidak ada yang ditutupi dan bila ada kasus pidana juga akan ditindaklanjuti,” tegasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here