Jadi Korban AI, Morgan Freeman Diselamatkan Fans

Morgan Freeman terkenal memiliki suara khas yang membuat aktor tersebut mudah dikenali, bahkan hanya dari suaranya saja. (Foto: Getty Images)
Morgan Freeman terkenal memiliki suara khas yang membuat aktor tersebut mudah dikenali, bahkan hanya dari suaranya saja. (Foto: Getty Images)

Aktor Hollywood, Morgan Freeman, dikenal memiliki suara berat yang khas dan menonjol dari aktor-aktor lainnya. Dengan suaranya yang khas itu Morgan jadi mudah dikenali.

Tidak heran, jika suara khasnya tersebut baru-baru ini menjadi target replikasi, untuk ditirukan dengan teknologi AI. Beruntung, hal tersebut segera diketahui oleh Freeman, setelah para penggemarnya melaporkan bahwa ada sebuah video di TikTok yang menyerupai suaranya.

Freeman tampaknya tak suka dengan peniruan suara yang tak seizin dirinya itu. Meskipun pengguna TikTok yang mengunggah video tersebut telah menyertakan label AI, namun masih terdapat beberapa orang yang tertipu dengan peniruan suara tersebut.

Selamat datang di kehidupan yang dinarasikan olehku,” ucap Freeman dalam video AI tersebut.

| BACA JUGA : Morgan Freeman Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual Pada 8 Perempuan

iSI pembuat video AI tersebut memberi judul postingannya seakan-akan hal tersebut benar-benar dikatakan oleh Freeman. “Paman Mo (Morgan, red) sudah dipesan dan sibuk, tetapi akhirnya aku berhasil membuatnya menceritakan perjalananku!” tulis kreator AI tersebut.

Bintang The Shawshank Redemption itu pun menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap para penggemar yang peduli dengannya melalui akun Medai Sosial Facebook miliknya. Ia berterima kasih terhadap penggemarnya karena telah memberitahu video tersebut.

Terima kasih kepada para penggemar saya yang luar biasa atas kewaspadaan dan dukunganmu  dalam mengungkap penggunaan AI yang meniru saya tanpa izin,” tulis aktor 87 tahun tersebut di Facebook.

Freeman menekankan pentingnya melaporkan peniruan menggunakan AI yang tidak sah kepada para penggemarnya. Ia juga menyebut, bahwa dedikasi para penggemarnya tersebut, telah menjaga keaslian dan integritas sebagai hal yang paling penting dalam kehidupan.

| BACA JUGA : Pangeran Harry dan Meghan Markle Terima Penghargaan NCAAP Image Awards ke-53

“Dedikasi Anda membantu keaslian dan integritas tetap menjadi yang terpenting. Terima kasih,” tutup Morgan Freeman.

Ini bukanlah pertama kalinya Freeman menjadi target replikasi menggunakan AI. Sebelumnya Freeman pernah ditiru menggunakan AI, dalam video yang dikirim oleh sepupu Freeman kepada EVP (Wakil Presiden Eksekutif) perusahaan produksi Freeman, Revelations. Dalam video tersebut, Freeman terlihat sedang memecat EVP Revelations.

“Saya tahu itu tidak nyata,” kata produser film Hollywood yang sering bekerja sama dengan Freeman, Lori McCreary, saat menghadiri panel Produced By, Senin (1/7). “AI: (adalah) Apa yang Perlu Diketahui Setiap Produser,” ujar Lori, dikutip dari Deadline.

McCreary bercerita, bahwa ia sempat dikirimi sebuah video Freeman yang tengah mempromosikan sebuah buku. McCreary menilai, video deepfake yang diterimanya tersebut terasa sangat nyata. Sehingga, ia pun harus menghubungi penata rias Freeman untuk mengonfirmasi keaslian video tersebut.

| BACA JUGA : 6 Selebriti Hollywood Hobi Ternak Lebah

Beberapa tahun yang lalu, yakni pada tahun 2021, sempat viral di internet sebuah video AI berjudul This is Not Morgan Freeman, yang menampilkan Freeman dengan suara khasnya. Video itu menyoroti kemajuan kecerdasan buatan dan mendorong diskusi yang cukup luas di media sosial.

Freeman bukan satu-satunya selebriti yang pernah dijadikan target pembuatan konten deepfake menggunakan AI. Terdapat beberapa selebriti lain yang telah menjadi korban, termasuk Taylor Swift dan Tom Cruise. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here