Anak Kecil di Bekasi Terjatuh Saat Bersandar di JPO

Seorang anak kecil berinisial MAG (8) terjatuh dari jembatan penyebrangan orang (JPO) di Kampung Jaha, Kecamatan Jati Asih, Bekasi, Sabtu (1/6). (Foto: Pinterest/The Independent)
ILUSTRASI: Seorang anak kecil berinisial MAG (8) terjatuh dari jembatan penyebrangan orang (JPO) di Kampung Jaha, Kecamatan Jati Asih, Bekasi, Sabtu (1/6). (Foto: Pinterest/The Independent)

Seorang anak kecil berusia 8 tahun terjatuh dari jembatan penyebrangan orang (JPO) di Kampung Jaha, Kecamatan Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat.

Korban terjatuh tersebut merupakan bocah cilik berinisial MAG yang diketahui selesai bermain bersama teman-temannya pada sore hari, Sabtu (1/6).

“Korban bernama MAG (8) ini terjatuh setelah bermain di lokasi kejadian dengan teman-temannya sekitar pukul 16.30 WIB,” terang Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Erna Ruswing Andari, melalui keterangan pada hari Minggu (2/6).

| Baca Juga: Tolak Ngeprint Tugas, Siswa di Batu Tewas Dikeroyok 5 Temannya

Erna menyebut, jika saksi mata di lokasi melihat korban yang tengah bercanda bersama teman-temannya di atas JPO sebelum insiden terjadi.

Korban kemudian disebut bersandar di bagian JPO yang pagar pembatas kawatnya telah jebol, dan hanya ditambal sekadarnya menggunakan tali rafia. Bagian yang ditambal asal-asalan itulah yang ternyata disandari korban.

Anak berusia 8 tahun itu pun akhirnya terjatuh dan mendarat di jalur 3 Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), yang dikenal sebagai jalur cepat.

“Saksi melihat korban bercanda di atas JPO, kemudian korban kecapekan. Selanjutnya bersandar di pagar pembatas yang kondisi dipagari dengan tali rafia, kemudian korban terjatuh di jalur 3, jalur cepat,” tutur Erna.

| Baca Juga: Siswa MTs di Situbondo Tewas Dikeroyok 9 Remaja

Setelah insiden tersebut, Petugas Jasa Marga pun segera melarikan korban ke Rumah Sakit Pondok Kopi untuk ditangani oleh medis. Korban dilaporkan mengalami luka serius di beberapa bagian tubuhnya.

“Korban dibawa ke RS Pondok kopi dengan luka pada bagian kaki kiri patah dan luka bagian kepala,” ungkap Erna.

Menurut keterangan warga setempat, JPO tempat MAG jatuh tersebut memang sering dijadikan tempat berkumpul anak-anak di sore hari. Warga mengatakan, anak-anak biasanya berkumpul di JPO tersebut untuk berburu bus telolet. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here