Kisah Para Bayi yang Lahir Ditengah Konflik Rusia Ukraina. Bikin Nyesek!

Foto: Dok. dr. Denis Surkov/The Sun

Perang Rusia dan Ukraina masih menjadi perhatian dunia hingga sekarang. Warga Ukraina bermigrasi secara besar-besaran untuk menghindar dari operasi militer tentara Rusia di negaranya.

Di tengah tragedi yang banyak mengancam ribuan nyawa ini ada kisah-kisah yang bisa membuat hati nyesek dan menangis. Salah satunya adalah bayi-bayi yang terlahir di tengah konflik Rusia-Ukraina.

Dilansir dari The Sun, nampak sebuah video viral yang memperlihatkan seorang perawat sedang menjaga banyak bayi di sebuah ruangan. Ternyata bayi yang diselamatkan itu dilarikan ke ruang penyimpanan bawah tanah untuk berlindung dari rentetan senjata.

“Ini adalah unit perawatan intensif neonatal (sebutan untuk bayi berumur dibawah 28 hari, red). Di tempat perlindungan bom. Bisakah anda bayangkan? Ini adalah realita,” ungkap dr. Denis Surkov, selaku kepala unit neonatal di rumah sakit anak Oblast Dnipropetrovsk.

|Baca Juga: Ridwan Ibrahim, Model Berhijab Kulit Hitam yang Berkarir di Korea

Terlihat dalam video tersebut, para perawat sedang menjaga bayi-bayi itu. Bahkan beberapa diantara mereka masih menggunakan alat penunjang seperti oksigen.

Dnipro adalah salah satu kota yang dimasuki oleh tentara Rusia yang juga mengepung ibu kota Ukraina, Kyiv.

Sedangkan di perbatasan Polandia, sudah banyak korban jiwa berjatuhan. Setiap keluarga menginginkan sebuah keamanan, oleh sebab itu banyak dari mereka yang melarikan diri dari pertempuran ini.

|Baca Juga: Diduga Beli Organ Manusia. Ini Kumpulan Produk Teraneh Buatan Arnold Putra. Ngeri!

Setidaknya ada 100.000 warga Ukraina yang telah meninggalkan negaranya. Tindakan ini kemungkinan akan disusul oleh lima juta warga lainnya untuk mengungsi ke perbatasan negara-negara Eropa timur seperti Hungaria, Slovakia, dan Rumania.

Tetapi presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy meng-ultimatum pada Kamis (24/2) bahwa semua pria yang berusia 18 hingga 60 tahun wajib menjadi tentara untuk membela negaranya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here