6 Fakta Runner-Up Miss India, Manya Singh Si Anak Sopir Bajaj

Manya Singh Miss India
Foto: Dok. Instagram @manyasingh993

Manya Singh mungkin gagal meraih gelar Miss India 2020, tapi runner-up Miss India 2020 itu telah berhasil memenangkan hati masyarakat karena kisahnya yang menginspirasi.

Pemilik nama lengkap Manya Omprakash Singh itu seakan membuktikan, tidak ada salahnya memiliki impian setinggi langit. Nyatanya, gadis dengan latar belakang keluarga sederhana itu pun, kini mampu mengangkat derajat keluarganya dengan terpilihnya dia menjadi bagian dari ajang bergengsi tersebut.

| Baca juga: Kisah Gadis Bertangan Bionik Sukses Jadi Influencer

Penasaran seperti apa fakta-fakta tentang Manya Singh? Simak ulasannya berikut:

1. Manya Singh lahir di Kushinagar, Uttar Pradesh, India.

Manya Singh Miss India
Foto: Dok. Instagram @manyasingh993

2. Dia memiliki seorang adik laki-laki dan ayah yang bekerja sebagai sopir becak motor (bajaj).

3. Dalam sebuah wawancara, Manya mengaku banyak menghabiskan malamnya dengan perut lapar, bahkan tanpa tidur.

Manya Singh Miss India
Foto: Dok. Instagram @manyasingh993

4. Di umur 14 tahun, ia bekerja sebagai tukang cuci piring di restoran pizza. Kemudian pada malam hari, ia bekerja di call center.

Manya Singh Miss India
Foto: Dok. Instagram @manyasingh993

“Di usia 14 tahun, saya naik kereta dari desa saya & berangkat ke Mumbai untuk mengejar impian saya, sendirian. Ketika saya keluar dari stasiun, Pizza Hut adalah tempat pertama yang saya lihat. Entah bagaimana saya mendapatkan pekerjaan paruh waktu di sana dan akomodasi sementara,” tutur Manya dilansir dari Humans of Bombay.

5. Kendati demikian, ia adalah anak yang berprestasi di sekolah, sehingga kerap mendapat peringkat 10 besar.

Manya Singh Miss India
Foto: Dok. Instagram @manyasingh993

6. Kisah ini viral setelah Manya tiba di kampusnya di Mumbai, menggunakan becak motor milik sang ayah.

Dengan mengenakan dress hitam, mahkota serta selempang yang berkilauan, Manya tak malu saat turun dari becak motor itu. Kedatangannya di Thakur College of Science and Commerce saat itu adalah untuk menghadiri upacara ucapan selamat dari kampusnya.

| Baca juga: Kisah MUA Bubah Alfian, Di-Bully hingga Rombak Wajah

Tampak dalam salah satu momen, Manya menyentuh kaki ibunya untuk meminta berkah. Serta menyapu air mata bahagia yang mengalir di pipi sang ayah.

“Mereka mendukungku tanpa henti. Papa percaya pada mimpi sembrono seorang anak berusia 14 tahun untuk menjadi sukses di kota. Dia percaya pada saya, dan itu lah mengapa hari ini, putri seorang pengemudi becak berdiri dengan mahkota di kepalanya,” tukas Manya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here