Sudah Siapkah Menghadapi Perubahan Sistem Seleksi Masuk PTN?

0
273
Pipit Indrawati (Head of content Quipper), Dr. Arry Bainus (Wakil Rektor Bidang Akademik Univ.Padjajaran), Fajar Priautama (Kepala Seksi Pembelajaran dan Teknologi Kemenristekdikti), Horale Tua Simanullang S.Pd, M.M (Kepala Sekolah SMAN 61 Jakarta). Foto: Sari/Nyata

Memasuki awal tahun dan semester genap kalender akademik, jadi waktu yang menyibukkan bagi siswa. Khususnya, bagi siswa kelas 12 SMA di Indonesia. Bagaimana tidak? Mereka kini tengah disibukkan dengan persiapan Ujian Nasional, dan seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Ada dua jalur yang dibuka pemerintah, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), yang merupakan jalur undangan prestasi akademik. Yang kedua adalah Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), yang merupakan ujian terbuka bagi calon mahasiswa yang ingin masuk PTN. Kedua hal tersebut selalu menjadi topik penting dan menarik perhatian, khususnya SBMPTN.

Baca juga: I Am Gifted! Camp Asah Potensi Anak Jadi Gemilang

Tahun ini pemerintah melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi membuat peraturan terbaru. Pada tahun 2018, PTN wajib menyisihkan minimal 30% daya tampung mahasiswa baru, melalui jalur SNMPTN. Sedangkan, tahun ini PTN hanya wajib menyisihkan 20% saja.

Penurunan persentase tersebut dilakukan, untuk melihat efektivitas penerimaan mahasiswa baru, melalui jalur SBMPTN. Di mana tahun ini, sistem pelaksanaannya mengalami perubahan yang cukup signifikan. Selain mengubah sistem ujian menjadi berbasis komputer, sistem penilaian dan periode pelaksanaan pun juga berubah.

Baca juga: Musim Hujan Datang, Yakin Sudah Siaga Cegah Demam Berdarah?

Menanggapi perubahan yang terjadi, Quipper selaku perusahaan pendidikan teknologi, juga mempersiapkan diri untuk membantu siswa.

“Kami melakukan persiapan yang sangat serius terkait konten. Khusus untuk SBMPTN, kami mempersiapkan Paket Intensif SBMPTN 2019. Ini berisi paket prediksi soal, tryout,  bank soal SBMPTN sebelumnya, serta tips dan trik cara mengerjakan soal. Tim konten juga telah menyiapkan konten soal, yang mengandung materi High Order Thinking Skills (HOTS) sesuai dengan arahan pemerintah,” urai Head of Content Quipper Indonesia, Pipit Indrawati.

Sebagai perusahaan edukasi teknologi, Quipper juga berharap perubahan sistem ini dapat berjalan secara berkesinambungan. Dan tentunya membantu persiapan calon mahasiswa secara maksimal, melalui konten paket intensif SBMPTN 2019 serta Quipper Video Masterclass. (*)