Polda Metro Gerebek Rumah Berisi 72 Kg Sabu di Tangerang

Ilustrasi polisi mengamankan rumah kontrakan berisi 72 Kg sabu di daerah Tangerang. (Foto : Gettyimages)
Ilustrasi polisi mengamankan rumah kontrakan berisi 72 Kg sabu di daerah Tangerang. (Foto : Gettyimages)

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah mengamankan sebuah rumah kontrakan di kawasan Parung Serab, Ciledug, Kota Tangerang. Rumah tersebut rupanya dijadikan gudang penyimpanan sabu sebanyak 72 kilogram (kg).

“Kalau kita lihat modus mereka, disimpan suatu tempat. Disimpan di rumah kontrakan gini, tidak ada yang menyangka,” ucap Dirnarkoba Polda Metro Jaya Brigjen Hengki di lokasi kejadian dikutip dari Detik, Senin (1/7).

Rumah kontrakan tersebut terbongkar usai anggota Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Malvino Edward Yusticia menangkap dua pria dengan inisial R (29) dan A (19). Dari kedua orang tersebut yang merupakan kurir sabu, turut disita 1 kilogram sabu.

| Baca Juga : 4 Musisi yang Bangkit dari Kasus Penyalahgunaan Narkoba

“Awal mula mengamankan dua orang dan setelah dilakukan penggeledahan yang pertama dijumpai barang bukti 1 kilogram yang disimpan di tas dan yang bersangkutan sedang membawa kunci ini (kontrakan),” ujarnya.

Pihak kepolisian lantas melakukan pengembangan atas temuan tersebut hingga bergerak ke sebuah rumah kontrakan di Ciledug. Di lokasi, didapati 72 bungkus teh Cina yang ternyata telah berisikan narkotika jenis sabu.

“72 bungkus lebih kurang, nanti akan ditimbang berat bruto-nya berapa tapi 72 bungkus satu bungkusnya mungkin satu kiloan,” tuturnya.

| Baca Juga : Rumah Kontrakan Diubah Jadi Ladang Ganja, Satu Keluarga Kaget

Belum diketahui secara pasti asal-muasal sabu tersebut dan sejak kapan mereka berdua beroperasi. Hingga kini pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan. Barang bukti dan dua orang kurir narkoba juga telah diamankan pihak kepolisian.

“Perannya dia kurir tadi kan dia berhasil digeledah oleh Subdit 3, diamankan 1 kg di dalam tasnya. Masih didalami, kita saja belum memeriksa baru TKP awal ini. Nanti akan dilakukan pendalaman yang dilakukan oleh Subdit 3 nanti berkembang termasuk apakah ada pelaku lain, kita juga belum memeriksa,” jelasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here