Menyedihkan! Christine Hakim Ternyata Ibu yang Kesepian

Foto: Dok. Instagram

Satu lagi film baru akan tayang pada 27 Januari. Berjudul Just Mom, yang diproduseri Hanung Bramantyo. Film besutan sutradara muda Jeihan Angga ini bertema tentang seorang ibu. Di sini disajikan konflik seputar keluarga, di mana jalan ceritanya diadopsi dari novel berjudul Ibu, Doa yang Hilang karya Bagas Dwi Bawono.

“Pasti semua orang memiliki ibu, lahir dari rahim seorang ibu, entah ada atau tidak, entah siapapun yang dianggap sebagai ibunya, ya jadi itulah pesan film ini,” jelas Jeihan saat Press Screening & Conference Film Just Mom di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (20/1).

Just Mom berkisah seorang ibu bernama Siti (Christine Hakim) yang sering merasa kesepian karena dua buah hatinya sudah berkeluarga. Mereka kerap sibuk dengan pekerjaan dan kehidupannya masing-masing.

Foto: Dok. Instagram

|Baca Juga: Foto: Dinner Bareng Madonna, Julia Fox dan Kanye West Isyaratkan Main Film Bareng

Siti dikenal memiliki hati yang luar biasa lembut dan dermawan. Ini dibuktikan dengan dirinya yang juga mengadopsi seorang anak jalanan sejak dahulu kala yakni sosok laki-laki bernama Jalu.

Ketika anak-anaknya jarang pulang, Siti yang dermawan dan kesepian akhirnya kembali memutuskan untuk merawat seorang anak. Namun, masalahnya, anak tersebut merupakan seorang perempuan gila yang sedang hamil besar bernama Murni (Ayushita).

Pilihan Siti itu sempat ditentang anak-anak kandungnya yang khawatir akan kesehatan dan keselamatan ibunya. Pasalnya, Siti yang sudah mulai uzur juga mengidap penyakit kanker.

Akan tetapi, pada akhirnya, anak-anaknya menyadari jika mereka melakukan kesalahan ketika melarang Siti merawat Murni. Mereka merasa itu kelalaiannya karena membiarkan ibunya kesepian.

Dengan jalan cerita yang demikian, Just Mom menjanjikan sebuah tayangan yang mengundang haru dan pilu sekaligus mengaduk emosi. Selain itu, penonton akan diajak untuk mengenang dan lebih mencintai sosok ibunya.

Foto: Dok. Instagram

|Baca Juga: Heboh! Kru Film Penyalin Cahaya Ternyata Pelaku Pelecehan Seksual

Hanung Bramantyo mengatakan bahwa alasannya menjadi seorang produser di film Just Mom adalah karena dirinya ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak muda untuk menjadi sutradara film.

“Waktu itu kami sedang merekrut seluruh anak-anak muda yang punya passion di bidang film. Seperti halnya Dapur Film di awal-awal dulu kan selalu ngajak siapapun gabung, terutama yang tidak punya kesempatan sekolah film,” kata Hanung Bramantya ditemui di kesempatan yang sama.

“Jadi yang belum sempat sekolah film dia datang ke Dapur Film kemudian kita berikan kesempatan untuk magang, belajar, akhirnya bisa achieve mimpinya. Itu komitmen Dapur Film sebetulnya,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Hanung juga menjelaskan bahwa alasan dirinya memilih menjadi produser agar anak-anak muda yang baru terjun menjadi sutradara untuk fokus mendirect film dan tidak perlu berhadapan dengan para investor film.

“Ibaratnya saya membuka jalan untuk memperkenalkan dunia industri dan saya siap lah kalau misalnya dijadikan bumper buat para produser-produser, investor-investor untuk menuangkan gagasan idealismenya,” ujar Hanung.

“Kadang-kadang kan investor, produser tahunya kan ‘Ayo bikin film laku. Film laku itu kan dari novel’ segala macam. Nah saya nggak mau begitu. Jadi sudah kamu bikin skenario saja, kamu ngedirect saja, kamu berhadapan dengan pemain. Urusan politik film serahin ke saya gitu,” sambungnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here