5 Gaya Parenting Orang Jepang yang Bisa Ditiru untuk Mendidik Anak

pola asuh orang jepang

Karena mendidik anak itu nggak ada pakemnya, maka kita sebagai orang tua wajib belajar dan mencari ilmu gaya parenting ke berbagai sumber, salah satunya orang Jepang. Meskipun orang Jepang identik memiliki sifat yang kaku dan keras.

Karakteristik yang dimiliki ini ternyata juga bisa diaplikasikan untuk mengasuh anak loh. Nggak selamanya buruk, tentu ada hikmah dibalik setiap pengasuhan bukan?

Terbukti, keluarga Jepang bisa mencetak generasi yang disiplin, berbudaya dan cerdas. Pokoknya bicara soal life skill anak, budaya Jepang patut dijadikan contoh. Memang seperti apa sih pola asuhnya? Simak baik-baik ya.

Mandiri

Kebanyakan orang tua di Jepang telah melatih anaknya untuk hidup mandiri sejak masih TK sekalipun. Mungkin karena kondisi lingkungan Jepang yang cenderung aman, jadi para orang tua berani melepas anak-anak mereka.

Contohnya, mulai dari menyiapkan pakaian dan peralatan sekolah sendiri, pergi ke sekolah sendiri, naik angkutan sendiri. Tapi buat para ibu yang belum berani, kamu bisa melakukannya secara bertahap ya dan tetap mendampingi maupun mengawasi di setiap prosesnya.

| Baca juga: Tips Parenting Jitu di Tengah Pandemi Ala Ashton Kutcher dan Mila Kunis

Sekolah untuk Mengasah Life Skill

Penasaran nggak, kenapa sekolah-sekolah di Jepang jarang mempekerjakan petugas kebersihan? Itu karena orang Jepang ingin mengasah life skill mereka di sekolah.

Para murid dituntut untuk bertanggung jawab atas diri mereka sendiri, mulai dari kebersihan kelas, kebersihan perlengkapan pribadi (alat makan) dan lingkungan sekolah seperti tanaman dan hewan peliharaan sekolah.

Di sekolah para murid juga diajarkan untuk memiliki adab menuntut ilmu, kepada guru (orang yang lebih tua) dan teman sebaya.

Mengendalikan Diri

Orang Jepang tuh terkenal memiliki ekspresi yang datar. Dari situ bisa disimpulkan bahwa ia pandai menahan diri. Apalagi kalau kita lihat anak-anak Jepang ketika berada di luar, pasti jauh dari kata drama dan tantrum.

Itu karena mereka telah melatih anak-anaknya untuk mengendalikan diri dari amarah dan kegelisahan ketika berada di luar rumah, dengan cara rajin memvalidasi emosi anak ketika di rumah dan memberikan waktu yang berkualitas untuk anak. Sehingga anak akan mudah menuruti permintaan orang tua.

Keep It Secret

Masih dalam bab mengendalikan diri. Orang tua di Jepang ini jarang sekali membicarakan tentang anak-anak mereka kepada tetangga. Karena hal tersebut dianggap tabu. 

Mereka akan terbuka hanya kepada orang terdekat saja, fakta ini pernah disinggung penulis Maryanne Murray Buechner dalam sebuah artikel di The Asian Parent. Berbeda sekali ya dengan orang tua Indonesia yang kerap membanding-bandingkan anak masing-masing ketika berkumpul.

| Baca juga: Ingin Sukses Seperti Maudy Ayunda? Nih Catat Tips Parenting dari Sang Ibunda

Menyiapkan Bekal

Bagi ibu-ibu Jepang, bekal adalah hal yang penting. Membawakan bekal untuk anak-anak mereka adalah gaya parenting orang Jepang, meskipun kamu tinggal di kota yang modern sekalipun. 

Tak tanggung, para ibu di Jepang rela bangun lebih awal untuk menyiapkan makanan yang sehat dan bergizi seperti ikan, telur, rumput laut, tahu, sayuran dan lain-lain. Nah kalau di Indonesia, mungkin bisa disesuaikan dengan value keluarga masing-masing ya.

Memberikan bekal kepada anak juga bisa dijadikan sarana untuk mengungkapkan kasih sayang. Dengan membawakan bekal, anak akan merasa dirinya ada dan berharga. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here