Benarkah Alkohol pada Produk Kecantikan Berdampak Buruk bagi Kulit?

0
106
alkohol-di-produk-kecantikan
Foto: Net

Sebagian besar orang akan memicingkan mata saat melihat tulisan ‘alkohol’ pada salah satu komposisi di produk kecantikan. Alkohol dianggap sebagai zat mengerikan yang dapat merusak kulit.

Nah seperti apa sih sebenarnya peranan alkohol bagi produk kecantikan itu? Apakah benar memiliki efek buruk? Daripada penasaran, yuk temukan jawabannya di bawah ini!

1. Hanya alkohol jenis tertentu yang boleh dipakai

Tidak semua jenis alkohol yang digunakan pada produk kecantikan adalah buruk. SD (specially denatured) alkohol (alkohol terdenaturasi) atau ethanol adalah jenis alkohol yang tidak baik untuk digunakan.

Memang jenis alkohol ini cepat membuat minyak di wajah hilang. Akan tetapi dalam jangka panjang dapat menyebabkan kulit menjadi kering berlebihan dan juga iritasi. Selain itu, lapisan permukaan kulit yang berfungsi sebagai pelindung, akan melemah. Jadi alkohol jenis ini tidak baik untuk semua jenis kulit.

Cetyl Alcohol, Searyl Alcohol dan Cetearyl Alcohol adalah jenis alkohol yang aman digunakan dalam produk kecantikan dengan takaran yang sedikit. Alkohol tersebut akan meningkatkan tekstur produk dan menjaga agar tetap stabil.

|Baca juga: 7 Langkah Praktis Lakukan Perawatan Wajah dari Rumah

Propylene Glycol dan Polypropylene Glycol juga bisa digunakan, karena kemampuannya melembabkan dan mengembalikan kekenyalan kulit. Propylene Glycol banyak digunakan pada pembersih wajah, sabun mandi, sampo hingga deodoran. Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) mengizinkan penggunaan senyawa ini pada 98% obat topikal dan 92% obat oral.

Butylene Glycol dan Pentylene Glycol dinilai baik karena mampu menyerap air dan meningkatkan kelembaban kulit. Selain itu ada Polyethylene Glycols (PEGs) yang umumnya digunakan sebagai bahan dasar krim kosmetik dan sudah dianggap GRAS (Generally Regarded As Safe) atau dianggap aman oleh FDA.

2. Alkohol sebagai zat astringent

Alkohol biasanya digunakan sebagai bahan astringent pada produk kecantikan. Astringent adalah larutan yang berfungsi mengecilkan pori-pori dan membuat kulit mengencang. Jenis alkohol yang digunakan untuk fungsi ini umumnya buruk. Efek baik pada penggunaannya hanya sementara, namun secara jangka panjang dapat merusak kulit.

|Baca juga: Rahasia Dapatkan Kulit Wajah Glowing Sepanjang Masa

Untuk menggantikan alkohol, Witch hazel bisa digunakan sebagai zat astringent. Efeknya memang mirip alkohol. Namun jika digunakan dalam jumlah tepat, witch hazel dapat menjadi astringent yang baik untuk kulit.

3. Kode ‘Free Alcohol’ bukan berarti tidak mengandung alkohol sama sekali

Karena beberapa jenis alkohol berguna bagi racikan formula di produk kecantikan, sehingga tidak mungkin jika produk benar-benar tidak mengandung alkohol.

Produk kecantikan yang bertuliskan ‘free alcohol’ atau bebas alkohol berarti pada produk tersebut tidak mengandung alkohol berabahaya, yakni alkohol terdenaturasi atau SD alkohol. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here