Soroti Banjir Jakarta, Tamara Bleszynski: Sampai Kita Semua Tenggelam?

banjir-jakarta-tamara-bleszynski
Foto: Dok. Instagram Tamara Bleszynski

Hujan yang terus mengguyur sejak pergantian tahun kemarin, menimbulkan banjir di beberapa kawasan di Jakarta. Dilansir BBC, bencana alam ini menelan 16 korban jiwa dan lebih dari 31.000 harus meninggalkan rumah dan mengungsi.

Melihat bencana banjir yang kembali menyambangi ibukota tersebut, Tamara Bleszynski menuliskan kritiknya lewat Instagram pribadinya, Rabu (1/1) kemarin. Sambil membagikan fotonya saat di pasar, mantan istri Mike Lewis itu menyisipkan protesnya. Ia menanti jawaban yang kongkrit atas permasalahan yang satu ini.

Menanti jawaban..yg kongkrit, solusi kedepan bukan alasan siapa yg salah. Kita hanya punya dua musim,” tulis Tamara.

tamara-bleszynski-soal-banjir-jakarta
Foto: Dok. Instagram Tamara Bleszynski

Baca juga: Geram dengan Tren Pamer Saldo ATM, 6 Artis Ini Kirim Sindiran Pedas

Ia pun bertanya-tanya karena selama ini banyak sekali orang yang mengaku pintar. Namun hingga saat ini permasalahan banjir Jakarta belum juga teratasi.

Begitu banyak org2 yg katanya pintar..mengapa sampai satu dekade…tetap saja tdk bisa mengerti kalau kita hanya punya 2 musim?” lanjutya.

Tak cukup dengan satu unggahan, Tamara pun kembali membagikan fotonya ketika berada di pasar tradisional. Ia tak ingin menyoroti sederet mobil mewah yang hanyut karena banjir. Tetapi ia berfokus pada kebutuhan-kebutuhan dasar penduduk yang terganggu gara-gara bencana tersebut.

Kalau rumah rakyat, sampai pasar juga banjir, bagaimana dgn nasib kita? Aku tdk sdg berbicara ttg mobil mewah yg tenggelam dan pesawat yg tdk bisa landing, aku sedang berbicara ttg sandang, pangan dan papan utk semua, bukan kah ada UUD nya? Apalagi kalau listrik sampai harus juga mati, berarti harus ada Kompensasi atas…” tutur Tamara.

banjir-jakarta
Foto: Dok. Instagram Tamara Bleszynski

Baca juga: Awas! Kata-kata Bijak dari 5 Seleb Ini Siap Picu Semangatmu

Selain itu, Tamara juga mengunggah sederet foto banjir Jakarta. Ia kembali melayangkan protesnya lewat kolom caption. 

Kita tersenyum bukan hanya karena kita bahagia, kita menderita bukan hanya karena rumah kita tergenang/tenggelam dan kita tersenyum bahagia. Harus kah ini terjadi setiap tahun, setiap musim? Sampai kita semua tenggelam??” tulisnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here