Pengurus Ponpes di Lumajang Nikahi Santri, Tanpa Diketahui Orang Tua

Ilustrasi pernikahan. Foto : unplash/Luis Tosta
Ilustrasi pernikahan. Foto : unplash/Luis Tosta

Pengurus Pondok Pesantren (ponpes) Habib Merah di Kecamatan Candipuro, Lumajang, menikahi santrinya yang masih di bawah umur. Pernikahan dilakukan secara siri pada Agustus 2023 silam.

Mirisnya, santri yang masih berusia 16 tahun itu dinikahi tanpa sepengetahuan kedua orang tua korban. Menikah secara diri oleh salah seorang pengurus Ponpes Habib Merah, Lumajang. 

Orang tua korban, Mat Rokim, menuturkan saat itu anaknya yang menjadi santri di ponpes tersebut, dibujuk rayu oleh pelaku dan dijanjikan kesenangan serta uang mahar Rp300 ribu.

| Baca Juga: Mahasiswi di Tiongkok Meninggal dalam Kondisi Hamil, Diduga Salah Diagnosis

“Saya tidak tahu kalau anak saya dinikahi di sana (pondok pesantren),” ujar Mat Rokim yang dikutip dari Apa Kabar Indonesia Siang tvOne pada Sabtu 29 Juni 2024.

Kasus ini terbongkar saat ia mendapat kabar anak Mat Rokim hamil. Sebagai orang tua, Rokim pun merasa sakit hati atas peristiwa ini.

“Anak saya tidak pernah cerita ke saya. Orang tua mana yang tidak sakit, hancur, kecewa. Sekarang, anak saya tidak pernah keluar rumah karena malu. Saya sedih sekali, hancur hati saya,” ungkap Rokim.

Dia berharap kepada Polres Lumajang untuk segera memproses laporannya dan menangkap pelaku. Pasalnya, sejak laporan itu dibuat pada bulan Mei lalu, hingga kini pelaku masih belum ditahan.

| Baca Juga: Pria di Solo Jalani Frugal Living, Pengeluaran Sehari Hanya Rp 3…

“Saya tidak kuat melihat orang-orang membicarakan anak saya. Saya minta kepada Polres Lumajang tolong segera ditindaklanjuti proses ini dengan cepat,” pungkasnya sambil berlinang air mata.

Mat Rokim mengatakan pengasuh ponpes yang dimaksud sempat mendatangi rumahnya untuk meminta maaf. Namun, dengan tegas dia menolak permintaan maaf itu dan melaporkannya kepada polisi.

Penyidik Satreskrim Polres Lumajang pun akhirnya menetapkan Muhammad Erik oknum pengasuh ponpes sebagai tersangka. “Sudah ditetapkan tersangka kemarin,” kata Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Ahmad Rohim. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here