Konser di Irlandia, Taylor Swift Terjebak di Panggung Rusak

Taylor Swift terjebak di platform panggung selama konser Eras Tour keduanya di Dublin. Foto : CHARLES MCQUILLAN/TAS24/GETTY
Taylor Swift terjebak di platform panggung selama konser Eras Tour keduanya di Dublin. Foto : CHARLES MCQUILLAN/TAS24/GETTY

Taylor Swift terjebak di panggung yang terangkat dalam konser Eras Tour keduanya di Dublin, Irlandia. Platform tersebut tiba-tiba rusak. Beruntung, penyanyi 34 tahun ini tetap dalam keadaan baik dan dibantu salah satu penari untuk turun dari sana.

Dikutip dari People, Senin (1/7/2024),  insiden ini terjadi saat Taylor Swift membawakan lagu The Smallest Man Who Ever Lived yang menjadi bagian utama dari setlist tur Tortured Poets Department.

Swift berada di platform Aviva Stadium Dublin. Panggung itu terangkat namun tak bisa turun kembali. Alih-alih akan menghilang, seperti platform di seberangnya yang menampung salah satu penari cadangannya, Jan Ravnik, bagian dari struktur tempat menyanyi Swift justru berdiri tetap tertanam kuat.

| Baca Juga : Bukan Pangeran William, Ternyata Putri Charlotte Penggemar Taylor Swift

Beruntung, Swift dan penarinya Jan Ravnik dapat menangani kecelakaan teknis tersebut dengan baik. Ravnik dengan sigap berjalan ke panggung dan membantu Swift turun dengan mudah.

Kini, keduanya berada di tanah datar, Swift dan Ravnik menjalankan aktivitas seperti biasa, kembali ke formasi pada lagu “The Smallest Man Who Ever Lived”, di mana sekelompok penari muncul untuk beberapa koreografi yang terinspirasi dari marching band.

Dalam acara Eras Tour yang sama, Swift membuka dengan Folklore dan mengungkapkan bahwa Irlandia memainkan peran besar dalam pengembangan kisah album era pandemi.

| Baca Juga : Sentil Taylor Swift, Dave Grohl Bikin Swifties Murka

“Bagaimana saya membayangkan dunia album terlihat seperti Irlandia. Bercerita dengan banyak karakter berbeda. Kalian juga sudah menyimpannya. Itu sangat Irlandia ceritanya,” katanya mengacu pada kisah melankolis dalam album hit miliknya.

“Ketika saya membuat album ini, dua hari setelah pandemi, saya memulai Folklore, saya tidak berada di Irlandia. Jadi saya harus membuat album di mana dunia imajiner yang saya pura-pura datangi setiap hari selama saya menulisnya. Jujur saja, sepertinya Irlandia. Jadi kita kembali ke tempat asal kita!,” kata pemenang Grammy itu kepada penonton.

Baca Juga : Travis Kelce Gendong Taylor Swift saat Konser di Wembley

Pertunjukan pertama penyanyi itu di Dublin pada Jumat, 28 Juni, juga dipenuhi dengan kebanggaan Irlandia.

Selama lagu Red “We Are Never Ever Getting Back Together”, salah satu penari cadangannya, Kameron Saunders berpartisipasi dalam tradisi Swiftian, yaitu memberikan sapaan kepada setiap negara tuan rumah Eras Tour dalam bahasa aslinya.

Malam pertama di Dublin juga melihat Swift mengenakan crop top oranye dan rok hijau ombré yang berkilau dan penuh gaya, mengangguk pada bendera negara. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here