Punya Mobil Rolls-Royce dari Harvey Moeis, Pajak Belum Dibayar

Mobil Rolls-Royce Sandra Dewi hadiah dari suaminya, Harvey Moeis. Foto : Instagram/sandradewi88
Mobil Rolls-Royce Sandra Dewi hadiah dari suaminya, Harvey Moeis. Foto : Instagram/sandradewi88

Nama Sandra Dewi masih menjadi perbincangan hangat sampai saat ini. Hal itu disebabkan suaminya, Harvey Moeis tertangkap sebagai tersangka kasus korupsi. Publik pun semakin penasaran dengan kekayaannya.

Terlebih, kehidupannya yang dinilai mewah lantaran bergelimang harta. Salah satunya, Sandra memiliki mobil mewah Rolls Royce yang dihadiahi Harvey Moeis ketika dirinya menginjak usia 40 tahun.

Sandra sendiri pernah menampilkan mobil tersebut melalui sebuah unggahan di Instagram pribadinya @sandradewi88 pada 19 Agustus 2023. Dia tampak mengenakan baju serba hitam tanpa lengan sembari menenteng tas mahal. Dengan melemparkan senyum, dia tampak keluar dari Rolls-Royce.

| Baca Juga: Suami Korupsi, Sandra Dewi Tak Lagi Jadi Brand Ambasador Produk Kecantikan

Potret Sandra Dewi saat keluar dari mobil Rolls-Royce. Foto : Instagram/sandradewi88

Rupanya, mobil mewah tersebut bermasalah lantaran terdaftar atas nama perusahaan. Bukan Sandra Dewi. Bahkan pajaknya tercatat masih menunggak.

Berdasarkan penelusuran di situs resmi informasi Pajak Kendaraan Bermotor Provinsi Banten, tercatat pajak Rolls-Royce Sandra Dewi ini jatuh tempo pada 4 Maret 2024. Artinya, mobil mewah itu sampai hari ini (1/4/2024) ada keterlambatan 27 hari.

Pajak mobil tersebut per tahunnya sangat mahal. Pemiliknya harus mengeluarkan biaya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp 99.786.300 dan SWDKLLJ Rp 143.000.

| Baca Juga: Potret Apartemen Mewah Sandra Dewi dan Harvey Moeis

Karena telat 27 hari, pemilik Rolls-Royce ini harus bayar denda PKB sebesar Rp 1.995.700 dan denda SWDKLLJ sebesar Rp 35.000. Jadi, total pajak dan denda yang harus dibayarkan mencapai Rp 101.960.000.

Diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan Harvey Moeis sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk (TINS) tahun 2015-2022.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here